Senin, 03 November 2014

NIAT DAN KERJA SAMA YANG BAIK, OPTIMALKAN DALAM WUJUD KEBERSAMAAN MEMBANGUN DESA.



NEWS. Kecamatan Bermani Ulu, Rejang Lebong (23 02 2014 ). Upaya Membangun desa memberikan tantangan baru dalam peningkatan Kualitas hasil Pembangunan dan  kapasitas masyarakat untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan masyarkat. Kemandirian diartikan bahwa desa bisa maju, kokoh, berdaulat, dan memiliki otonomi dalam merencanakan pembangunan, harus mempunyai strategi. Strategi dimaksu adalah pola kepemimpinan dan pembangunan desa yang bertumpu pada potensi dan sumber daya daya manusia dan sumber daya alam  demikian diungkapkan  ketua Tim Pengelola Kegiatan Desa Pagar Gunung (Buksir Efendi) yang Akrab dipanggil “CIU “kepada  Fasilitator Tenik (Denta Ariwijaya).

Lebih lanjut pak Buksir alias CIU menuturkan, kalau tidak dengan kegiatan PNPM-MPd dari mana kita mendapat dana untuk membangun jalan rabat beton Ke Kebun sepanjang 850 meter.dengan Lebar 1,5 Meter.

Pada Tahun 2014 Program Nasional Pemberdayaan Masyrakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) kecamatan Bermani Ulu, Rejang Lebong, mendapat Alokasi Dana BLM PNPM-MPd Rp. 3.000.000.000,- dikelola UPK Bermani ulu, diantaranya kegiatan SPP Khusus Perempuan dan Kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana. Dari total 12 Desa terdanai, salah satunya, adalah Desa Pagar Gunung, dengan kegiatan pembangunan Jalan Rabat Beton sepanjang 850 Meter, lebar 1,5 Meter, Jembatan Beton 1 unit dan Plat Decker 1 Unit. Dengan dana seluruhnya sebesar Rp. 229.191.000,- dan pada kondisi per- 22 Oktober 2014 pada posisi tahap penyelesaian Jalan Rabat beton Sepanjang 50 Meter Saja. Dengan bantuan Masyarakat, Pemerintahan desa, dan jajaran Pelaku PNPM-MPd serta Pendamping Lokal yang selalu aktif mendampingi FT ke Lapangan akhirnya Kegiatan Ini bisa Terpantau dengan Baik.
insya allah pada bulan Desember 2014 akan  dilanjutkan MDST.Usulan Ini tahun 2013, di usulkan oleh kelompok Masyarakat dan  akhirnya Pada Saat Musrenbang Kecamatan tahun 2014, ditetapkanlah Prioritas usulan-usulan Desa. Butuh Niat dan Kerja sama yang Baik dan Optimal untuk Mewujudkan Kebersamaan dalam Tim guna Manfaat Membangun Desa. (Denta Ariwijaya, Fasilitator Teknik) .


BUDIDAYA BURUNG PUYUH MEMBAWA BERKAH



NEWS. Selupu Rejang (23/10/2014). Peningkatan kapasitas  kelompok Perempuan Budi Daya Burung Puyuh di desa Sambirejo pada Tahun 2014 dari dana BLM PNPM MPd yaitu sebesar Rp. 55.000.000,-. yang di laksanakan pada bulan Juli 2014 dengan melibatkan kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) Seroja beranggotakan  20 orang. Dengan Tim Pengelola Kegiatan (TPK)  Ketua (Santoso), Sekretaris (Ari), dan Bendahara (Tahara).
Kegiatan berawal dari usulan kelompok di desa, yang kemudian di tetapkan di Musrenbang Desa Sambirejo. Verifikasi kegiatan dilakukan oleh TimVerivikasi yang didampingi Oleh UPK Serta FK/FT.
Pelatihan Usaha Ternak Burung Puyuh ini berlangsung di Desa Sambirejo selama 6 hari. Meskipun pelatihan dilakukan pada  bulan puasa namun perserta tetap antusias mengikuti kegiatan pelatihan. Sebab peserta sangat membutuhkan pelatihan tersebut untuk menambah ilmu baru dan mendapatkan penghasilan tambahan keluarga dari usaha ternak burung puyuh.
Selain materi yang di berikan pelatih (Bpk Kusri dari Pengelola Burung Puyuh Di Curup) peserta mengikuti  praktek pemeliharaan Burung Puyuh secara langsung.
Setelah kegiatan kelompok dan administrasi selsai pada bulan September 2014 TPK desa Sambirejo melaksanakan MDST (Musyawarah Desa Serah Terima).
Sampai sekarang kelompok berhasil memanen dan mengembangkan Telur Puyuh sehari lebih Kurang 5 Kg. Terima Kasih PNPM MPd Kabupaten Rejang Lebong.BANGGA MEMBANGUN DESA. (Sumber Setio Hani UPK Kec. Selupu Rejang)


POKJA RBM GELAR PELATIHAN REGULASI PENGEMBANGAN DANA BERGULIR






NEWS. Curup (21/10/2014).  Dengan perkembangan dana Bergulir SPP PNPM-MPd di Kabupaten Rejang Lebong semakin meningkat, namun dalam perjalanannya mengalami kendala seperti; adanya tunggakan SPP dan adanya indikasi penyelewengan dana oleh pengelola. Atas dasar dimaksud Ruang Belajar Masyarakat (RBM) Kabupaten Rejang Lebong melaui Bidang Pengembangan Dana Bergulir Dan Bidang Advokasi Hukum melaksanakan pelatihan bagi Unit Pengelola Dana Bergulir Se-Kabupaten Rejang Lebong.
 
 Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari  (15-17 Oktober 2014) di Hotel Bukit Kaba Curup dibuka secara resmi oleh Kepala BPMPD Kabupaten Rejang Lebong (Drs. M. Rizal), dengan peserta sebanyak 60 orang yang terdiri dari; Unit Pengelola Dana Bergulir yaitu Pengurus UPK, BP-UPK, BKAD, Tim Verifikasi, Tim Pemutus Pinjaman/Tim Pendanaan dan Tim Penyehat Pinjaman.
Bertindah sebagai Narasumber; Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Pengadilan Negeri Rejang Lebong, Dinas UKM, Tim Faskab, Bank BNI Curup, Lembaga Keuangan Mandala Financial dan BUMD Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam sambutannya Drs. M. Rizal, menegaskan bahwa dana bergulir SPP PNPM-MPd harus terus berkembang menjadi soko guru perekonomian rakyat di desa, dan dapat membantu penambahan modal usaha, khususnya pada kelompok-kelompok perempuan. Kendala yang ada diselesaikan secara musyarawarah dan mufakat.
Lebih lanjut beliau menuturkan bahwa Unit Pengelola Dana Bergulir wajib memiliki regulasi yang implementatif. Sebagai petunjuk teknis dalam pengelolaan dana bergulir. Untuk tunggakan yang ada agar dilakukan penagihan, sehingga jumlah tunggakan menurun.
Narasumber dari pihak Kejaksanaa Negeri dan Pengadilan Negeri Rejang Lebong, kepada peserta menjelaskan tentang aspek-aspek hukum yang mungkin timbul akibat penyalahgunaan pengelolaan dana bergulir. Bahkan pihak Kejaksaaan Negeri, menyambut baik pelatihan yang dilaksanakan RBM, dan bersedia menjadi advokator dalam mensosialisasikan aspek-aspek yuridis yang berkenaan dengan regulasi pengelolaan keuangan. Karena itu mengharapkan adanya Memerondum Of Understanding (MoU) dengan pihak Satker.
Dalam merefleksi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada dipadang perlu untuk melakukan revisi SOP. Sehingga hasil yang diharapkan dari Pelatihan peserta betul-betul dapat merevisi SOP unit kerja pengelolaan dana bergulir  sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. SEMOGA. (Supar, SP-Faskab. Rejang Lebong).



ANGGOTA KELOMPOK SPP KELURAHAN KOTAPANG KEMBANGKAN
USAHA JAMUR TIRAM

NEWS. Kotapadang Curup Rejang Lebong (22/10/14). Menelusuri kegiatan Kelompok SPP di desa-desa saat monitoring  ke Kecamatan  Kotapadang (UPK). Anggota kelompok SPP kelurahan Kotapadang kembangkan usaha Jamur Tiram melalui Dana BLM PNPM-MPd Tahun Anggaran 2014 sebesar Rp. 110.964.600,- yang tergabung dalam 2 kelompok ( Pok SPP dan Pok SPP), dengan jumlah anggota sebanyak 15 orang, mulai menembangkan Usaha Jamur Tiram sebagai salah satu alternatif menunjang ekonomi keluarga dan biaya pendidikan anak-anak. 

Ibu Haulaini (Ketua Kelompok Usaha Jamur Tiram) menuturkan kepada Spi-IEC, bahwa dengan adanya dana PNPM-MPd sangat besar manfaatnya untuk mengembangkan usaha dan ekonomi kami di di desa. Kami disini umumnya adalah petani karet, jika harga karet standar penduduk tidak susah memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Tetapi jika harga karet turun, maka terjadi pacaklit dan kebutuhan hidup sehari-hari tentu tetap harus dipenuhi. Untuk mengatasi masalah dimaksud maka harus ada usaha lain, maka kami dari kelompok SPP encoba mengembangkan usaha Jamur Tiram sebagai alternatif.
Kemudian, dengan penuh semangat Ibu Haulani serta merta menuturkan lagi, jika usaha Jamur Tiram ini berhasil, akan saya kembangkan pada kelompok-kelompok SPP yang lainnya. Jika perlu dilakukan secara masal, dan saya berkeyakinan usaha ini akan berhasil. Kemudian foto bersama dengan ketua TPK (Zaini)  ibu Haulaini, ibu Pasmini.
Kemudian bersama Tim Faskab PNPM-MPd Rejang Lebong (Supar, SP) monitor pembangunan Pasar Kelurahan Bedeng SS. Volume fisik 14 x 12 m, tinggi 4 m dengan dana PNPM-MPd Tahun 2014 sebesar Rp. 269.575.450,-
 
Menurut Supar, SP kondisi gedung baru mencapai kondisi 50 – 60 sudah dimanfaat pedagang pada hari kalangan. Gedung Pasar ini tertuda penyelesaian karena terkendala pencairan Dana Daerah Urusan Bersama (DDUB) sampai per-22/10/14 belum dapat dicairkan. Namun sebelumnya, koordinasi Spi-IEC bersama Tim Faskab Rejang Lebong dengan Bapak Kepala BPMPD Kabupaten Rejang Lebong (Drs. M. Rizal) sebelum melaksanakan monitoring lapangan, beliau menjelaskan bahwa untuk pencaiaran dana DDUB sedang proses penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM), dan ditargetkan pada bulan Oktober 2014 ini  akan kita cairkan kerekening masing-masing UPK. Sehingga pelaksanaan kegiatan dapat  diselesaikan.
Kita patut bangga dengan hasil pekerjaan masyarakat membangun pasar desa dengan konstruksi poundasi foot plat dan atap rangka baja ringan dan dilihat dengan kasat mata yang kokoh dan memiliki daya tahan yang tinggi.
Menurut Fasilitator Teknik Kecamatan Kotapadang (Hendro EL Hajana, Amd), bahwa pekerjaan masih 40 – 50 %, dan untukpenyelesaiannya menungga cair/penyaluran dana tahap ke tiga (DDUB). Ikut hadir sewaktu monitring dilokasi Pasar Bedeng SS PJOK Kecamatan Kotapadang (Sukaisi) disamping Faskab bercelana crim, dan Ketua TPK (Hariantoni) yang berbaju hitam krah merah. BANGGA MEMBANGUN DESA. (Aria Candra, SH-Spi IEC).






RAKOR TENGAH BULAN  PNPM-MPd KABUPATEN REJANG LEBONG
TAHUN ANGGARAN 2014

NEWS.  Curup (23/10/14). Bertempat Di Aula BPMPD Kabupaten Rejang Lebong, Satker BPMPD dan Tim Faskab PNPM-MPD Rejang Lebong selenggarakan Rakor Tengah Bulan dengan peserta sebanyak 60 orang terdiri dari ; PJOK Kecamatan, FK, FT, Pengurus UPK, BKAD, Setrawan dan Pendamping Lokal (PL) se-Kabupaten Rejang Lebong dalam rangka koordinasi dan evaluasi kegiatan serta penyampaian informasi aktual berkaitan dengan program serta penguatan pelaku PNPM-MPd ditingkat kecamatan.  Sumber dana pelatihan bersumber dari dana Pembinaan, dan  Administrasi Proyek (PAP) PNPM-MPd pada Satker Tahun Anggaran 2014.
 Rakor Tengah Bulan PNPM-MPd dibuka secara resmi oleh Kepala BPMPD Kebupaten Rejang Lebong yang diwakili Kepala Bidang Usaha Ekonomi Kerakyatan (M. Yamin, S.Sos. MM). Dalam pengarahannya kepada peserta beliau bahwa, rakor yang kita laksanakan adalah merupakan evaluasi dari pelaksanaan program/kegiatan, pertukaran informasi antar kecamatan serta penyampaian laporan capaian target kegiatan setiap kecamatan. Seperti kita ketahui bersama bahwa konsentrasi kegiatan adalah di desa dan kecamatan, apa pun permasalahan harus dibahas dan dievaluasi pada rakor ini, mengingat tempo waktu pelaksanaan kegiatan tinggal 2 bulan. 
Sebelumnya, PJOK Kabupaten Rejang Lebong (Sakdes), dalam pengantarnya menyampaikan bahwa, untuk relisasi pencairan dana DDUB APBD  insya-Allah akan kita upayakan pencairannya pada Minggu ke 4 Oktober 2014, sekarang dalam proses penerbitan SPM. Untuk itu, agar semua kecamatan mempersiapkan semua administrasi yang berkenaan dengan pencairan dana DDUB dimaksud.
Kemudian, Supar, SP (Tim Faskab PNPM-MPd) Rejang Lebong melaporkan bahwa alokasi dana PNPM-MPd dan Pilot Projek Tahun 2014 berjumlah Rp. 18.090.429.000,-

terdiri dari PNPM-MPd, PNPM-Integrasi dan MP3KI. Untuk kegiatan Tahun 2013 masih menyisakan kegiatan pada 1 desa (Tebat Pulau) Kecamatan Bermani Ulu. Khusus Progres Tahun Anggaran 2014, PNPM-MPd pencairan dana sebesar 78 %  dengan penyaluran sebesar 76 %, PNPM-Integrasi persentase pencairan sebesar 56 % dan telah disalurkan sebesar 40 %, dan MP3KI cair sebesar 40 %  dan telah disalurkan sebesar 20 %.
 Lebih lanjut Supar, SP melaporkan, bahwa kendala dan hambatan dalam pelaksanaan, yaitu; belum cairnya DDUB baik PNPM-MPd maupun PNPM-Integrasi yang mengakibatkan kegiatan tertunda sementara, meningkatnya tunggakan SPP, dan ada indikasi penyelewenangan dana oleh pelaku PNPM-MPd di Kecamatan Selupu Rejang dan di Kecamatan Bermani Ulu.
Usai pembukaan, rakor dilanjutkan dengan pemaparan progres kegiatan  masing-masing kecamatan. Dari paparan Tim Kecamatan, Desa yang telah MDST ada dua desa di Kecamatan Selupu Rejang. Sedangkan kecamatan lainnya masih dalam proses menunggu dana DDUB APBD Kabupaten Rejang Lebong.
Dari progres yang dipaparkan masing-masing kecamatan, dan setelah dilakukan evaluasi diperoleh kesepakatan: Pertama, penyelesaian dokumen RPJMD  es oleh Tim 11 pada bulan Nopember sehingga pada Bulan Desember 2014  dapat dilakukan penilaian oleh Tim Penilai. Kedua,  pendampingan oleh FK/FT terhadap pelaksanaan semua kegiatan agar terget claose semua kegiatan pada masing-masing kecamatan dapat dicapai pada bulan Desember 2014. BANGGA MEMBANGUN DESA. (Aria Candra, SH-Spi IEC).-