Senin, 27 Januari 2014

MELALUI PELATIHAN REVIEW RPJM-Des BAGI KADES DAN BPD, UPK BERMANI ULU BERKOMIT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PERENCANAAN DESA




Oleh : (Charles-UPK Bermani Ulu)



NEWS. Bermani Ulu, Rejang Lebong.  Dalam rangka peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) terutama bagi pelaku kegiatan pembangunan di perdesaan, UPK Kecamatan Bermani Ulu melaksanakan Pelatihan Review RPJM-Des bagi Kepala Desa dan BPD se-Kecamatan Bermani Ulu mulai sejak 29 s.d 30 November 2013. Kegiatan Pelatihan yang diikuti oleh 12 orang Kepala Desa dan 24 Orang BPD bertempat di Balai Desa Kampung Sajad Kecamatan Bermani Ulu.
Kegiatan Pelatihan yang dilakukan selama 2 hari penuh dengan sumber dana dari DOK PNPM-MPd Integrasi Tahun Anggaran 2013.
Ketua UPK Bermani Ulu, Charles mengatakan bahwa Kegiatan Pelatihan ini wajib dilaksanakan untuk mempersiapkan Aparat Pemerintahan Desa melakukan revisi terhadap RPJMDes yang sudah ditetapkan oleh Kepala Desa terpilih melalui Visi dan Misi nya.
Pelatihan berjalan dengan sangat interaktif, tampak pada gambar antara Kades dan BPD berdiskusi membahas tentang review RPJMDes.  Bertindak sebagai narasumber pada pelatihan adalah Camat Kecamatan Bermani Ulu (Nasri Kristian, S.Sos) , PjOK (Syamsuddin, SmHk), Ketua BKAD 

Kecamatan Bermani Ulu (Sukardi), Fasilitator Kecamatan (Bambang W dan Denta A).
Bertindak selaku pelaksana pelatihan adalah Panitia Pelatihan Masyarakat (PPM) Kecamatan Bermani Ulu yang diketui oleh Matno dan dibantu dua orang anggota yaitu Nanang dan Santi.  

AIR TERGENANG PUN MULAI MENGERING





AIR TERGENANG PUN MULAI MENGERING



NEWS. Kecamatan Bermani Ulu, Rejang Lebong. Pembangunan Draenase sepanjang 800 meter dan plat deker 3 unit, dengan dana sebesar Rp.255.244.000,- di Desa Kampung Melayu yang awalnya kondisi draenasenya kumuh dan pada musim hujan air tergenang menimbulkan jentik-jentik dan sarang nyamuk  membahayakan kesehatan warga masyarakat setempat. Dengan kegiatan PNPM-MPd Tahun Anggaran 2013, kondisi lingkungan Desa kampung Melayu menjadi bersih dan bebas dari sarang nyamuk.
 Dilhat dengan mata kepalapun kotoran yang bertebaran dan dengan bau sampah menyengat tentu memberi dampak tidak baik bagi warga di sekitarnya.  Dengan dimulainya kegiatan pembangunan siring, lingkungan tampak mulai bersih dan enak dipandang mata, dan air tergenang pun mulai mongering.


Pada kondisi 30 % pengerjaan draenase terus dilakukan, dan sampai pada kondisi 100% lingkungan desa Kampung Melayu pun tampak cerah, bersih tertata dan enak dipandang mata.

Dari kejauhan masyarakat desa kampung melayu sebagai pemanfaat merasakan hasil
 
kegiatan PNPM-MPd di Desanya.Tepatnya pada tanggal 31 Desember 2013, atas undangan kepala desa dilakukan Musyawarah Desa Serah Terima (MDST), di rumah kepala desa. Pada rapat MDST kepala Desa Kampung Melayu menyampaikan, hasil kegiatn pembangunan Draenase Kepada warga, Alhamdulillah tanpa komentar semua peserta rapat menyatakan setuju, hidup PNPM-MPd. Tahun depan dilanjutkan lagi pak PNPM-MPd. (Denta Ariwijaya, Fasilitator Teknik) .